Showing posts with label John Lennon. Show all posts
Showing posts with label John Lennon. Show all posts

October 07, 2012

Nrimo Ing Pandum dan Konco Wingking


Seputar Perempuan: Nrimo Ing Pandum dan Konco Wingking


Erich Fromm
Erich Fromm dalam salah satu buku terkenalnya "Seni Mencinta" (The Art of loving) pernah berkata bahwa antara mencintai dengan dicintai harus tercapainya two way traffic communication. Ketika engkau memanggil, aku akan hadir dihadapanmu. Begitu juga sebaliknya, aku berani tampil ketika engkau membutuhkanku. Aku dan engkau bersama dalam "kita'. Aku dan engkau bagaikan adonan roti yang sulit untuk terpisahkan karena tumbuhnya fidelity (kesetiaan), disponibility (kesiap-sediaan) dan engagement (keterlibatan satu sama lain) dalam suka dan duka, dalam untung dan malang. Cinta akan terus mengalir walau harus mengarungi dua dunia yang berbeda. Kematian bukan hal yang harus ditakuti, namun kematian dari rasa cinta lah yang menjadi momok yang paling menakutkan. Mencintai tanpa pernah dicintai adalah suatu kemalangan. Dicintai tanpa pernah mencintai adalah sebuah eksploitasi atau penindasan.

Kahlil Gibran

April 20, 2012

John Lennon dan Kartini

 John Lennon dan Kartini sebagai Pejuang Emansipasi Wanita

John Winston Lennon
John Winston Lennon (1940-1980) meninggal dunia karena ditembak fans beratnya David Chapman 32 tahun yang lalu, namun namanya tetap menggema tak pernah mati. Sang arsitek The Beatles ini sangat mengagungkan kaum perempuan terutama ibunya yang bercerai dengan ayahnya ketika Lennon masih kecil. Lennon kecil sering melihat ibunya menangis sehingga ketika dia dewasa menginspirasinya membuat lagu "Mother" yang sangat fenomenal. Lennon berteriak dalam lagunya "Mom dont go.....dad come home...!!!. Kedekatannya dengan sosok wanita membuat Lennon banyak menciptakan lagu-lagu bernuansa wanita seperti "Anna", "Michelle" ketika masih bergabung dengan The Beatles. Dalam kehidupan nyata John Lennon dekat sekali dengan wanita seperti Mimi (bibinya), Chintya, May Pang, Joko Ono, selain dengan ibunya.